Bupati Sumedang Minta Warga Jangan Tolak Pemakaman Jasad Positif Corona

Dok. Pemkab Sumedang

FIXINDONESIA.COM– Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Sumedang untuk tidak melakukan penolakan pemakaman jenazah pasien positif corona (Covid-19). Pasalnya menurut ia, masih ada warga yang menganggap jenazah pasien corona dapat menularkan penyakit serta membuat tanah kuburan terkontaminasi.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, jenazah warga Bandung yang positif COVID-19 dimakamkan di salah satu lahan kosong milik Pemprov Jawa Barat di Bumi Perkemahan (Buper) Kiarapayung, Jatinangor, Sumedang. Jenazah warga yang identitasnya dirahasiakan itu dimakamkan di Kiarapayung karena sebelumnya ditolak warga di daerah asalnya.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, menyampaikan pihaknya sudah memberikan izin pemakaman yang bertempat di tanah milik Pemprov itu atas pertimbangan kedaruratan serta demi kemanusiaan. Hal itu pun menurut Dony tentu saja melalui musyawarah bersama Forkopimda.

Baca juga:  Turut Serta Cegah COVID-19, Unpad Buka Klinik Siaga COVID-19

Hal itu disampaikan Dony saat menyampaikan tentang perkembangan situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang melalui live skype di MetroTv, bertempat di Gedung Negara Kabupaten Sumedang pada Kamis, (02/04/2020)

“Pemerintah harus hadir memberikan edukasi dan prosedur yang jelas mengenai penanganan orang yang meninggal karena Covid-19, sehingga tidak membuat masyarakat panik dan menolak pemakaman,” kata Dony.

Selain mengedukasi masyarakat, pemerintah juga perlu membuat mekanisme yang tepat atas proses pemakaman jenazah pasien positif Covid-19.

TAG
Beri Tanggapan

You must be logged in to post a comment.

Baca juga